Salah satu tugas non formal yangkudapatkan sebagai karyawan baru adalah mengenal seluk beluk perusahaan, termasuk mengenali nama nama atasan yang ada di jajaran top manajemen. And one of the most shocking things adalah, Pak Jonan, salah satu manager tertinggi kami, ternyata memulai karir di perusahaan ini sebagai office boy dan hanya berbekal ijazah SMP. Sorry, bukan bermaksud merendahkan profesi office boy.

Tapi kenyataan bahwa Pak Jonan dulunya adalah OB, sungguh sangat jauh dari benakku. Di mataku, Pak Jonan adalah sosok ideal seorang pemimpin. Selain ramah dan punya leadership yang bagus, beliau punya wawasan dan pengetahuan yang sangat luas. Teman teman di kantor pun menjuluki beliau dengan sebutan “Wikipedia Berjalan”. Hhhh..it’s so unbelievabe..!! Saking takjubnya, aku pun membawa berita ini ke rumah, sebagai bahan obrolan bersama kakakku sebelum tidur.

“People change honey… Kamu tahu Thomas Alfa Edison kan..? Sebelum jadi penemu besar, Edison kecil dianggap tidak mampu mengikuti pelajaran di sekolah umum. Guru gurunya menganjurkan agar Edison dimasukkan ke sekolah anak anak berkebutuhan khusus. Teruss, ada lagi nih kisah yang gak kalah menarik. Masih ingat ikonnya basket si Michael Jordan..??

Sewaktu masih SMA, Jordan selalu gagal masuk tim inti. Tapi dengan kerja kerasnya, kamu tahu sendiri kan prestasi Michael Jordan kayak apa..?? Nah, orang orang seperti Thomas Alfa Edison atau Michael Jordan ini punya pola pikir yang terbuka. Mereka percaya, bahwa kerja keras bisa mengubah kualitas..”

Bener juga yang dibilang kakakku. Bahkan, ada sebuah riset menarik yang dilakukan oleh Carol Dweck. Dalam bukunya Change Your Mindset, Change Your Life, Carol Dweck berbicara tentang orang orang yang memiliki growth mindset dan fixed mindset.

Orang orang dengan growth mindset ini selalu tumbuh hebat dalam kehidupannya karena memiliki pola pikir yang berkembang. Sebaliknya, fixed mindset adalah orang orang yang berhenti berkembang karena menganggap semuanya sudah terbentuk dari lahir dan tidak bisa diubah lagi.

Dalam menjalani hidup pun, orang growth mindset dan fixed mindset punya pandangan yang sangat berbeda. Orang Fixed Mindset menganggap “Performance” adalah segalanya. Mereka cenderung takut gagal, takut terlihat bodoh dan selalu mencoba untuk tampil sempurna.

Sedangkan orang Growth Mindset menganggap “Pembelajaran” yang terpenting. Kemampuan adalah perjalanan. Kegagalan bukan segalanya.Mereka selalu ingin mencoba, dan memiliki kualitas untuk yang selalu ditempa, artinya dia selalu menempa dirinya menjadi lebih baik, dan lebih baik. (Yolly/CRadio/Ilustrasi:coetail.com)