Indispensable Atau Irreplaceable?

Haduuuhh.. percuma cuti deh kalo gini caranya..!! Baru aja telpon dari Mas Hamid, salah satu staff PR perusahaan aku tutup, eehh sekarang giliran Ernest, teman setimku yang nelpon, aku diminta ngecek 2 proposal untuk minggu depan yang udah dia kirim via email. Belum lagi pesan pesan di BB yang sengaja belum aku buka.

Hiiihh..mau nyantai barang sehariii aja susahnya minta ampuuunnn ssiiihh..!! Kemaren pas ngajuin form cuti, si boss juga wanti wanti. Dia bilang gini,”Inget lho Ness, cuman seharii..,gak lebih..!! Apa jadinya kantor ini kalo kamu tinggal lama lama..?? Ibarat mobil, kamu tuh rodanya..gak ada yang bisa gantiin kamu..!! You are irreplaceable..!!

Lumayan bangga juga sih denger boss bilang gitu. Tapi jujur aja, di lain sisi aku juga agak terganggu dengan kata kata si boss tadi. Benarkah aku irreplaceable..?? Padahal kalo menurut Mark Samuel, seorang penulis sekaligus business coach ternama asal Amerika, daripada menjadi seseorang yang Irreplaceable, mending kita menjadi orang yang Indispensable atau orang yang dibutuhkan.

Menjadi indispensable berarti kita mampu memberikan dampak besar dimanapun kita berada. Ini lebih dari sekedar karakteristik seseorang. Indispensable merupakan kombinasi dari cara pandang sekaligus keahlian yang kita miliki. Orang yang dibutuhkan umumnya mampu menangani berbagai macam proyek, menjalankan peran apapun dengan baik, berani menghadapi setiap tantangan, dan dengan mudah membuat segalanya berjalan baik dan lancar. Ia seakan tahu apa yang harus dilakukan dan mampu memanfaatkan setiap skill yang dimilikinya.

Sedangkan menjadi tak tergantikan (irreplaceable) justru sebaliknya. Biasanya orang tipe ini justru menyimpan ilmu, keterampilan dan berbagai informasi lainnya hanya untuk dirinya sendiri. Dia enggan membaginya dengan rekan kerja lain, karena merasa terancam posisinya akan tersingkir. Kesempatan mengembangkan karier di perusahaan lain pun bisa mandek. Namun menjadi indispensable, membuat kita memiliki kesempatan yang sangat besar untuk memajukan karier. So, the question is, indispensable or irreplaceable..?? Choice is yours.. (Yolly/CRadio)