Jangan Cari Uang

Tahukah kamu bahwa manusia manusia sukses menurut sejarah biasanya tidak pernah mengejar uang ? Mereka membangun kemakmuran mereka, dan uang adalah akibat dari kemakmuran yang mereka bangun.

Bingung ?

Dalam bukunya “Your Life Your Legacy”, Roger Hamilton, menjelaskan adanya perbedaan antara menghasilkan uang dengan menciptakan kemakmuran.

Menurutnya, jika kita belum bisa menciptakan KEMAKMURAN, maka semua sisa uang yang kita miliki hanya bersifat sementara saja. Untuk itu, kita harus bisa membedakan antara KEMAKMURAN atau Wealth dengan UANG itu sendiri.

Kalau memakai permisalan, uang bisa diibaratkan kupu kupu, dan kemakmuran itu seperti taman, taman yang indah, yang dirawat dengan baik agar bisa memberikan kenyamanan dan menarik banyak kupu-kupu.

Para penghasil kemakmuran tidak membuat jaring untung menangkap kupu-kupu, tapi membuat taman sehingga kupu kupu datang. Kupu-kupu tersebut tidak hanya dianalogikan sebagai uang saja, namun bisa dianalogikan sebagai sumber kehidupan yang lain.

Contoh secara ekstrim, kedisiplinan adalah kemakmuran, dan gaji yang lebih karena karyawan yang dikenal disiplin adalah uang. Bila uang itu habis, maka akan ada uang lainnya yang kemungkinan besar akan mendekat bila orang tersebut tetap disiplin.

Banyak juga orang yang salah mengorbankan kemakmuran mereka karena uang. Misalnya, pedagang yang menipu, mungkin saat itu uang akan banyak datang, tetapi setelah dia dikenal sebagai pedagang yang tidak jujur, maka makin sulit pula uang datang kepadanya.

Kalau menurut Roger Hamilton, kemakmuran itu bukan hanya sekedar seberapa banyak uang yang kita miliki, tetapi apa value yang kita miliki ketika seluruh uang kita hilang.