Kalau kita bicara mengenai keberuntungan’, barangkali contoh yang paling terkenal adalah penemuan Penisilin oleh Sir Alexander Flemming.

Pada tahun 1920, Flemming sedang berusaha mengembangkan antibiotik yang lebih efektif. Sebagian risetnya melibatkan penelitian miskroskopis bakteri yang telah ditumbuhkan secara buatan di kaca datar yang dikenal dengan ‘cawan petri’.

Lalu, karena Flemming kurang hati-hati dan membiarkan cawan petri itu tidak tertutup, seonggok jamur terjatuh ke dalamnya. Dan tanpa diketahui dengan sengaja, jamur itulah yang mengandung zat yang bisa membunuh jenis bakteri yang ada di cawan tersebut.

Flemming-pun akhirnya menyadari pengaruh jamur tersebut, dan tergugahlah rasa ingin tahunya. Setelah berusaha keras mengidentifikasi zat itu, akhirnya dia malah berhasil menemukan antibiotik baru yang bernama Penisilin. Penemuan Flemming yang didapatkan secara ‘kebetulan’ ini, telah menyelamatkan banyak nyawa.

Dan penemuan Penisilin oleh Sir Alexander Flemming ini, tercatat sebagai kemajuan terbesar dalam sejarah kedokteran.

Tetapi tentu saja, keberuntungan akan datang hanya pada mereka yang siap. Kesempatan yang datang tanpa persiapan hanya akan menjadi sia-sia atau justru menimbulkan masalah.

Setuju ? 🙂